MATERI 3 STRATEGI PEMBELAJARAN MENYIMAK DI SEKOLAH DASAR
MATERI 3
STRATEGI
PEMBELAJARAN MENYIMAK DI SEKOLAH DASAR
1.
Pengertian Strategi Pembelajaran
Menyimak
Menyimak
adalah seni merancang tindakan pelaksanaan proses pembelajaran mengenai
kemampuan menginformasikan kembali pemahamannya melalui keterampilan berbicara
maupun menulis.
2.
Menyimak Dalam Pengajaran Bahasa : David
Nunan
a. Proses
Mendengar Dasar
Menyimak merupakan
vital di dalam kelas bahasa karena hal tersebut menyediakan masukan bagi
pelajar (Rost,pp. 141-142). Tanpa mendengar pada tingkat yang pembelajaran yang
mudah sekalipun tidak dapat dimulai menyimak adalah pokok dari berbicara.
Dua pandangan menyimak
yaitu bttom – up yang beramsumsi bahwa mendengar adalah proses membaca kata –
kata yang di dengar dalam linear fashion, dari fonem hingga teks lengkap. Sedangkan
top –down view menyarankan bahwa pendengar secara aktif mengonstruksi ini.
b. Menyimak
Dalam Praktek
Ada banyak cara dimana
menyimak dapat dipersonalisasikan. Contohnya para murid mungkin mendengarkan
seseorang menggambarkan pekerjaannya, dan kemudian membuat satu set pertanyaan
untuk menginterview orang tersebut.
Suatu dimensi yang
berpusat pada belajar di kelas, pertama, tugas dapat di rencanakan dimana aksi
kelas berpusat pada pelajar, bukan pada guru. Kedua materi mengajar,
sepertitipe material ang lain, dapat diberikan suatu dimensi yang berpusat pada
belajar dengan membuat peljar terlibat dalam proses mendasari pembelajaran
mereka dan dalam membuat konstribusi aktif terhadap pembelajaran.
3.
Hasil Pembelajaran Listening : John
Field
a. Pre
– Listening
Kata – kata kritis, pre – listening kosa
kata sekarang telah dihentikan, mungkin perlu bagi pengajar untuk permulaan
pelajaran tiga atau empat kata kritis pada permulaan pelajaran listening
tetapikrits menyatakan dengan pasti kata kunci yang sangat diperlukan yang tanpanya
pemahaman teks tidak akan mungkin.
b. Listening
-
Jasa intensif / ekstensif
Memutar recording dua kali, lebih jauh
lagi, mendengarkan suara asing, khususnya satu berbicara dalam bahasa asing,
menuntut suatu proses normalisasi – menentukan pola, kecepatan, dan kualitas
suaranya, periode awal ekstensif listening diperbolehkan untuk ini.
-
Pertanyaan preset
Dengan mempreset pertanyaan – pertanyaan
komprehensi, kita dapat memastikan bahwa pelajar mereka tidak tergantung pada
ingatan.
-
Tugas listening
Adalah praktik menyediakan tugas dimana
pelajar melakukan tugas dari apa yang mereka serap dari teks tugas dapat
termasuk menamakan, seleting, symbl, pengisian formulir dan melengkapi
jaringan.
-
Post listening
Sebagai bagian dari post – listening,
stau dapat menanyakan para pelajar untuk menyimpulkan arti kata baru
darikonteks yang mereka munculkan. Sebagaimana mereka kerjakan dalam membaca.
4.
Menyimak Dalam Kehidupan Nyata
-
Pengguaan alat pencipta waktu
Alat tersebut digunakan untuk
menumbuhkan waktu bagi pembicara, salah satu contoh tipikal dari alat – alat ini
adalah penggunaan pengisi Sela.
-
Penggunaan alat – alat fasilitas
Penggunaan kata sela adalah alat lain
untuk memanfasilitasi produksi pidato.
-
Penggunaan alat kompensasi
Adalah dengan pengulangan, pembentukan
ulang, dan penyusunan ulang.
-
Implikasi pedagogik
Pelajar perlu mengerti bahwa alat ini
ada untuk tidak menarik perhatian pendengar atau menghalangi
Komentar
Posting Komentar