MATERI 1 HAKIKAT KETERAMPILAN BERBAHASA
MATERI 1
HAKIKAT
KETERAMPILAN BERBAHASA
A.
Pengertian
Keterampilan berbahasa adalah keterampilan seseorang untuk
mengungkapkan sesuatu
yang di ungkapkan oleh orang lain dengan media bahasa, baik secara lisan maupun
tulisan.
Keterampilan berbahasa merupakan sesuatu yang penting untuk
dikuasai setiap orang. Dalam suatu masyarakat, setiap orang saling berhubungan
dengan cara berkomunikasi, tidak dapat dipungkiri bahwa keterampilan berbahasa
adalah salah satu unsur penting yang menetukan kesuksesan merekadalam
berkomunikasi.
B. Manfaat
Keterampilan Berbahasa
Keterampilan berbahasa bermanfaat dalam melakukan
interaksi dan komunikasi dalam masyarakat. Banyak profesi dalam kehidupan
bermasyarakat yang keberhasilannya. Antara lain bergantung pada tingkat keterampilan
berbahasa yang dimiliki seseorang, misalnya profesi sebagai guru, manajer,
jaksa, hakim, pengacara, wartawan dll.
C. Aspek
keterampilan berbahasa
a.
Keterampilan Menyimak
Merupakan
salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam lisan yang bersifat reseptif,
dengan demikian menyimak tidak sekedar kegiatan mendengarkan tetapi juga
memahaminya. Ada dua jenis situasi dalam menyimak yaitu secara interaktif
terjadi dalam percakapan tatap muka dan sejenisnya sedangkan non interaktif
terjadi saat mendengarkan media, film, khotbah atau menyimak acara – acara
seremonial.
b.
Keterampilan Berbicara
Merupakan
salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam lisan yang bersifat produktif.
Keterampilan berbicara ada 3 jenis situasi yaitu interaktif, semiinteraktif,
dan non interaktif.
c.
Keterampilan Membaca
Merupakan
salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam tulis yang bersifat reseptif.
Keterampilan berbahasa dapat dikembangkan sendiri.
d.
Keterampilan Menulis
Merupakan
salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam tulis yang bersifat produkif
menjadi suatu keterampilan yang paling rumit. Karena menulis bukanlah sekedar
menyalin melainkan juga mengembangkan dan menuangkan fikiran secara suatu
struktur tulisan teratur.
D. Keterampilan
Antar Aspek Keterampilan Berbahasa
Berbicara dengan mendengarkan aalah
keduanya merupakan bahasa ragam lisan. Berbicara bersifat produktif, sedangkan
mendengarkan bersifat reseptif, mendengarkan dapat meningkatkan kemampuan
berbicara.
Mendengarkan dengan membaca adalah keduanya
bersifat reseptif (menerima informasi). Mendengarkan erat kaitannya dengan
ragam lisan, sedangkan membaca adalah aktivitas ragam tulis bahasa. Membaca
dapat meningkatkan kemampuan mendengar.
Membaca dan menulis, keduanya adalah
aktivitas bahasa rgam tulis. Keterampilan membaca seseorang penting untuk
menulis.
Menulis dan berbicara merupakan kegiatan
bersifat produktif (menghasilkan). Kemampuan menulis dapat meningkakan
kemampuan berbicara, mendengarkan dan membac seseorang. Contoh hubungan menulis
dengan berbicara adalah dalam seminar. Bahkan dalam seminar kemampuan menulis,
bebricara, mendengarkan dan membaca semuanya terlibat secara bergantian,
Komentar
Posting Komentar